Pendidikan

Gubernur Khofifah Bekali Kontingen Pramuka Jatim dengan Pesan Jaga NKRI di Jambore Nasional XII

230
×

Gubernur Khofifah Bekali Kontingen Pramuka Jatim dengan Pesan Jaga NKRI di Jambore Nasional XII

Share this article

GIANESIA.COMSURABAYA, 7 AGUSTUS 2026 – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa secara resmi melepas 1.537 anggota Kontingen Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur yang akan mengikuti Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Cibubur. Pelepasan berlangsung di halaman Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Kamis (6/8).

Prosesi pelepasan ditandai dengan penyerahan Bendera Kontingen dan penyematan atribut kepada perwakilan peserta. Keikutsertaan kontingen Jawa Timur diharapkan menjadi ruang pembelajaran sekaligus wahana pembentukan karakter, kepemimpinan, integritas, kemandirian, serta semangat kebangsaan bagi generasi muda.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah yang juga menjabat sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah (Mabida) Gerakan Pramuka Jawa Timur menyampaikan apresiasi kepada Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur beserta seluruh jajaran yang telah mempersiapkan kontingen secara optimal.

“Semua kontingen Jatim pada Jamnas ke 12 tahun 2026 , baik yang hadir dihalaman Gedung Negara Grahadi maupun yang mengikuti secara on line adalah duta Jawa Timur. Alhamdulillah tercatat lebih dari 1.500 kontingen Jatim untuk mengikuti Jambore Nasional yang ke XII di Cibubur,” ujarnya.

“Terima kasih kepada seluruh jajaran Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur yang telah mempersiapkan para peserta dengan sebaik-baiknya,” imbuhnya.

Khofifah menegaskan, Jambore Nasional bukan sekadar pertemuan besar anggota Pramuka, tetapi merupakan momentum strategis untuk mempererat persaudaraan generasi muda dari seluruh penjuru Indonesia, memperkuat persatuan dalam keberagaman, serta menanamkan nilai-nilai nasionalisme sebagai fondasi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Oleh karena itu, Jambore Nasional adalah momentum strategis bagaimana pandu di negeri ini akan bergandengan tangan membangun persaudaraan, menguatkan persatuan, menguatkan nafas nasionalisme dan integritas sebagai sebuah bangsa,” katanya.

Gubernur Khofifah menambahkan, pelaksanaan Jambore Nasional XII Tahun 2026 memiliki makna yang semakin istimewa karena berlangsung bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk memperkuat semangat heroisme, cinta tanah air, dan pengabdian kepada bangsa.

See also  Khofifah Bersama Menko AHY: Alumni UNAIR Harus Bergerak Cepat, Inovatif dan Memberi Dampak Nyata

“Sungguh ini misi besar yang harus kita bangun di tengah Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, karena dimulai tanggal 13 Agustus dan diakhiri 20 Agustus, di tengah-tengahnya ada 17 Agustus Hari Kemerdekaan Republik Indonesia,” katanya.

“Semangat heroikme, semangat nasionalisme, semangat persatuan dan kesatuan, saya mohon ini dipegang kuat oleh seluruh kontingen Jawa Timur,” tegas Khofifah menambahkan.

Khofifah juga mengajak seluruh peserta menjadikan Jambore Nasional sebagai sarana memperluas jejaring persaudaraan dan memperkuat semangat gotong royong sebagai modal penting menjaga keutuhan bangsa.

“Bangun persaudaraan untuk membangun NKRI, bangun persatuan untuk menguatkan NKRI, bangun kegotongroyongan untuk menjaga NKRI. Tugas menjaga NKRI ini adalah tugas kita semua, dalam profesi apapun, di lini manapun, berasal dari daerah manapun. Tugas ini sangat mulia,” ajaknya.

Menurut Khofifah, salah satu kekuatan utama Jambore Nasional adalah terbangunnya interaksi antarpeserta dari berbagai daerah yang akan memperkaya pengalaman, memperluas wawasan, sekaligus memperkokoh semangat Bhinneka Tunggal Ika.

“Ini kekuatan yang luar biasa, dan biasanya pada pertemuan setingkat Jambore Nasional, para pandu dari berbagai daerah akan memaksimalkan pertemuan-pertemuan strategis, persaudaraan yang makin luas dan dan akhirnya jarang tidur malam. Tolong tetap jaga kesehatan,” jelasnya.

Khofifah pun berpesan agar seluruh kontingen menjaga kesehatan, stamina, disiplin, dan kekompakan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan agar dapat menampilkan performa terbaik sekaligus menjadi duta yang membanggakan Jawa Timur.

“Karena waktunya sangat panjang, jaga kesehatan, jaga stamina. Pesan saya jaga kekompakan untuk membawa Jawa Timur Bumi Majapahit, yang menyemai persaudaraan, menyemai Bhinneka Tunggal Ika dan menjadi referensi bangsa dan negara hari ini,” pesannya.

Di akhir, Khofifah juga menitipkan pesan kepada para pembina dan pimpinan kontingen agar terus mendampingi seluruh peserta sehingga mampu mengikuti setiap kegiatan dengan baik sekaligus menunjukkan karakter Pramuka Jawa Timur yang santun, berintegritas, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kebhinekaan.

See also  Program Baru Diluncurkan! Koperasi Permudah Akses Pembayaran Pajak Kendaraan

“Kepada seluruh kontingen saya menitipkan kepada Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Jawa Timur, tolong dijaga, Jawa Timur bagian dari referensi Bumi Majapahit yang menyemai kebhinekaan dalam nafas ke Indonesiaan untuk menguatkan NKRI. Jatim jadi referensi untuk pramuka Indonesia,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur H.M. Arum Sabil menyampaikan, Kontingen Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur yang diberangkatkan pada Jambore Nasional XII Tahun 2026 berjumlah 1.537 orang, termasuk 16 peserta Pramuka Berkebutuhan Khusus beserta 12 pembinanya.

Selain mengirimkan peserta, Jawa Timur juga akan menghadirkan anjungan daerah sebagai etalase budaya yang menampilkan kekayaan seni, tradisi, dan potensi unggulan Bumi Majapahit kepada seluruh peserta Jambore Nasional dari berbagai provinsi.

“Dari Bumi Majapahit mari kita mengantarkan tunas bangsa menuju bumi perkemahan Cibubur, membawa kebanggaan dan kehormatan sebagai Kwartir Jawa Timur. Berangkatlah sebagai duta terbaik Jawa Timur, maka tinggalkanlah jejak akhlak, persaudaraan dan prestasi yang baik, karena pramuka hari ini adalah pemimpin Indonesia di masa depan,” pungkasnya. (WBF)