BisnisEkonomi

Harga Emas Rp2,7 Juta per Gram, Safe Haven Masih Diburu Investor

266
×

Harga Emas Rp2,7 Juta per Gram, Safe Haven Masih Diburu Investor

Share this article

GIANESIA.COM – JAKARTA, 20 Januari 2026 – Harga emas batangan di pasar domestik pada Selasa (20/1/2026) tercatat bertahan di level tinggi, seiring kuatnya harga emas global dan meningkatnya minat investor terhadap aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi dan geopolitik global.

Berdasarkan data dari sejumlah sumber perdagangan logam mulia, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) berada di kisaran Rp2,7 juta per gram. Sementara itu, emas produksi UBS dan Galeri24 juga menunjukkan pergerakan stabil dengan harga berada di atas Rp2,7 juta per gram.

Stabilnya harga emas dalam negeri turut dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia yang masih berada di level tinggi. Harga emas spot global bertahan kuat setelah sebelumnya mencetak rekor baru, didorong oleh meningkatnya permintaan safe haven di tengah ketegangan geopolitik serta ketidakpastian arah kebijakan ekonomi global.

Selain itu, faktor nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat juga berperan dalam menjaga harga emas domestik tetap tinggi. Pelemahan rupiah cenderung mendorong kenaikan harga emas di pasar dalam negeri, meskipun pergerakan global relatif stabil.

Sementara itu, harga buyback emas Antam juga tercatat berada di level yang kompetitif, mencerminkan tingginya minat pasar terhadap emas fisik baik untuk tujuan investasi jangka menengah maupun panjang.

Proyeksi Harga Emas Akhir Januari 2026

Analis memproyeksikan harga emas masih berpotensi bertahan kuat hingga akhir Januari 2026, dengan kecenderungan bergerak stabil atau naik terbatas. Sentimen global masih mendukung logam mulia, terutama di tengah meningkatnya risiko geopolitik, ketidakpastian pasar keuangan, serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter di sejumlah negara.

Permintaan emas sebagai aset lindung nilai diperkirakan tetap tinggi, baik dari investor institusi maupun ritel. Selama sentimen global belum sepenuhnya membaik dan tekanan geopolitik masih berlangsung, emas dinilai tetap menjadi instrumen investasi yang diminati.

See also  Gejolak Politik Venezuela Imbas Intervensi AS Angkat Harga Emas Dunia

Namun demikian, analis mengingatkan bahwa pergerakan harga emas tetap dipengaruhi oleh dinamika pasar global, termasuk data ekonomi utama, kebijakan bank sentral, serta fluktuasi nilai tukar. Investor disarankan mencermati perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan transaksi. (PMJ)