{"id":1558,"date":"2026-08-17T08:56:14","date_gmt":"2026-08-17T01:56:14","guid":{"rendered":"https:\/\/gianesia.com\/index.php\/2026\/08\/17\/gubernur-khofifah-tugas-paskibraka-menanamkan-dan-menguatkan-ruh-nkri\/"},"modified":"2026-08-17T08:56:14","modified_gmt":"2026-08-17T01:56:14","slug":"gubernur-khofifah-tugas-paskibraka-menanamkan-dan-menguatkan-ruh-nkri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/gianesia.com\/index.php\/2026\/08\/17\/gubernur-khofifah-tugas-paskibraka-menanamkan-dan-menguatkan-ruh-nkri\/","title":{"rendered":"Gubernur Khofifah: Tugas Paskibraka Menanamkan dan Menguatkan Ruh NKRI**"},"content":{"rendered":"<p><strong>GIANESIA.COM<\/strong> &#8211; Gubernur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> Kukuhkan 76 Paskibraka <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Jatim<\/a> untuk HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Tegaskan Amanah Jaga dan Perkuat Semangat NKRI<\/p>\n<p>*<a href=\"https:\/\/updatecepat.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">SURABAYA<\/a>, 17 AGUSTUS 2026* \u2013 Gubernur Jawa Timur <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> Indar Parawansa mengukuhkan 76 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Jawa Timur Tahun 2026 di Halaman Gedung Negara Grahadi, <a href=\"https:\/\/updatecepat.com\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Surabaya<\/a>, Minggu (16\/8) sore.<\/p>\n<p>Para putra-putri terbaik Jawa Timur yang dikukuhkan akan mengemban tugas negara pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17\/8).<\/p>\n<p>Dalam pengukuhan turut dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur Adhy Karyono, jajaran kepala perangkat daerah, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur.<\/p>\n<p>Di hadapan para anggota Paskibraka, <a href=\"https:\/\/biroadpim.jatimprov.go.id\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Khofifah<\/a> menegaskan bahwa tugas mengibarkan dan menurunkan Bendera Merah Putih bukan sekadar prosesi seremonial. Di balik tugas tersebut terdapat tanggung jawab untuk menanamkan dan memperkuat semangat kebangsaan serta komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).<\/p>\n<p>\u201cSore hari ini saudara para anggota Paskibraka tahun 2026 akan bersiap untuk melakukan tugas mulia  pengibaran Bendera Pusaka sekaligus akan melaksanakan proses penurunan besok sore. Dan tentu kita semua memahami ini bukanlah seremoni semata,\u201d ujarnya.<\/p>\n<p>Khofifah mengatakan, Paskibraka memiliki posisi istimewa dalam setiap peringatan Proklamasi Kemerdekaan. Prosesi pengibaran dan penurunan bendera menjadi salah satu bagian yang paling dinantikan dan menjadi pusat perhatian seluruh peserta upacara.<\/p>\n<p>Ia pun meminta seluruh anggota Paskibraka menjalankan amanah tersebut dengan penuh konsentrasi, disiplin, kekompakan, dan rasa tanggung jawab. Ia juga mengingatkan agar seluruh anggota tidak menyia-nyiakan kesempatan langka yang telah diberikan negara.<\/p>\n<p>\u201cYang kita lakukan adalah menanamkan, menguatkan ruh Negara Kesatuan Republik Indonesia melalui tugas negara yang saudara emban sebagai pasukan  pengibar Bendera Pusaka di Gedung Negara Grahadi pada HUT Kemerdekaan RI yang ke-81  tanggal 17 Agustus 2026,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Khofifah mengatakan, menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus kesempatan istimewa yang tidak datang kepada semua orang. Mereka yang terpilih telah melewati proses seleksi dan pembinaan yang panjang sehingga dipercaya menjadi bagian dari sejarah peringatan kemerdekaan di Jawa Timur.<\/p>\n<p>\u201cIni adalah kesempatan langka yang diberikan negara kepada saudara sekalian untuk bisa menjadi bagian dari peneguhan, penguatan komitmen kita semua di dalam penugasan saudara,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia pun meminta para anggota Paskibraka menjaga fokus sejak persiapan hingga seluruh rangkaian tugas selesai, baik pada saat pengibaran bendera pada pagi hari maupun penurunan bendera pada sore hari.<\/p>\n<p>\u201cSaya berharap bahwa kekompakan, konsentrasi dan fokus saudara pada tugas mulia ini, baik pada saat penaikan bendera maupun saat penurunan bendera, saudara telah diberseiringi dengan rangkaian doa yang kami panjatkan dari Gedung Negara Grahadi ini,\u201d terangnya.<\/p>\n<p>Khofifah menambahkan, Pemprov Jatim tidak hanya memberikan dukungan melalui persiapan teknis dan pendampingan pelatih, tetapi juga mengiringi tugas para Paskibraka dengan doa. Dukungan moril dan spiritual tersebut diharapkan semakin menguatkan kepercayaan diri seluruh anggota dalam menjalankan amanah negara.<\/p>\n<p>Menurutnya, rangkaian doa telah dilakukan jajaran Pemprov Jatim menjelang pelaksanaan upacara. Pada Sabtu (15\/8) malam, jajaran Pemprov Jatim menggelar istighosah dan pembacaan Surat Yasin bersama para hafiz dan hafizah serta kepala perangkat daerah. Sementara pada Minggu (16\/8), doa bersama kembali dilakukan bersama anak-anak yatim dan yatim piatu.<\/p>\n<p>Ia berharap dukungan tersebut dapat memberikan ketenangan dan menumbuhkan kepercayaan diri para anggota Paskibraka. Terlebih, seluruh persiapan telah dilakukan secara serius dengan pendampingan tim pelatih yang profesional.<\/p>\n<p>&#8220;Tentu saya berharap saudara akan makin percaya diri. Bahwa dari semua kerja keras saudara, Pemprov akan selalu memberseiringi tugas mulia yang akan saudara laksanakan besok pagi dan sore. Keberseiringan selain dipandu tim pelatih yang sudah sangat profesional, maka kami pun memberseiringi saudara dengan doa,\u201d tuturnya.<\/p>\n<p>Khofifah juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembentukan dan persiapan Paskibraka Jawa Timur Tahun 2026. Menurutnya, kesiapan para anggota merupakan hasil dari kerja bersama yang melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah, tim pelatih, pembina, keluarga hingga seluruh pihak yang memberikan dukungan.<\/p>\n<p>\u201cAtas nama Pemprov Jatim kami menyampaikan terima kasih bahwa persiapan sudah dilaksanakan dengan baik. Sinergi dari seluruh elemen sudah dilakukan dengan baik. Mudah-mudahan semua berjalan dengan baik pula,\u201d katanya.<\/p>\n<p>Ia kemudian berpesan agar para anggota Paskibraka tidak hanya menjadikan pengalaman tersebut sebagai kebanggaan sesaat, tetapi juga sebagai bekal untuk membangun karakter, kedisiplinan, kepemimpinan, dan kecintaan terhadap tanah air.<\/p>\n<p>Khofifah berharap pengalaman mengemban tugas negara tersebut dapat menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup para anggota Paskibraka, sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa generasi muda memiliki peran besar dalam melanjutkan pembangunan Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cSemoga semuanya diberikan kemudahan, kesehatan, kesuksesan dan kekompakan. Mudah-mudahan semuanya bisa mengemban amanah tugas sebaik-baiknya,\u201d harapnya.<\/p>\n<p>Sementara itu, Komandan Upacara Pengukuhan Paskibraka Jawa Timur Tahun 2026, Sandya Dewi Janitra, siswi SMA Negeri 2 Taruna Pamong Praja Bojonegoro, mengaku bangga sekaligus terharu mendapat kepercayaan menjadi bagian dari Paskibraka Provinsi Jawa Timur.<\/p>\n<p>Sandya mengatakan, perjalanan untuk menjadi anggota Paskibraka tingkat provinsi harus dilalui melalui serangkaian seleksi secara berjenjang, mulai dari tingkat sekolah, kabupaten hingga provinsi.<\/p>\n<p>\u201cUntuk persiapan masuk Paskibraka Provinsi, saya melalui seleksi dari tingkat sekolah, dikirim dari Kabupaten hingga ada 5 besar yang dipilih lagi ditingkat provinsi diambil 1 pasang perempuan dan laki-laki,\u201d kata Sandya.<\/p>\n<p>Ia mengaku tidak menyangka dapat terpilih menjadi bagian dari Paskibraka Provinsi Jawa Timur. Menjelang pelaksanaan tugas pada upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Sandya bertekad memberikan penampilan terbaik bersama seluruh anggota Paskibraka.<\/p>\n<p>\u201cSaya tidak menyangka bisa masuk anggota Paskibraka Provinsi Jawa Timur. Semoga besok saya diberikan kelancaran dan bisa melakukan yang terbaik,\u201d pungkasnya. <strong>(TRB)<\/strong><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>GIANESIA.COM &#8211; Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":1557,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_sitemap_exclude":false,"_sitemap_priority":"","_sitemap_frequency":"","footnotes":""},"categories":[72,70,71],"tags":[],"class_list":["post-1558","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-olah-raga","category-pemerintahan","category-pendidikan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/gianesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1558","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/gianesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/gianesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gianesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gianesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1558"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/gianesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1558\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/gianesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1557"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/gianesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1558"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/gianesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1558"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/gianesia.com\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1558"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}