Umum

DPR Ingatkan Risiko Demensia Jemaah Haji di Tengah Cuaca Ekstrem Arab Saudi

355
×

DPR Ingatkan Risiko Demensia Jemaah Haji di Tengah Cuaca Ekstrem Arab Saudi

Share this article

GIANESIA.COM – JAKARTA – Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menyoroti meningkatnya kasus demensia pada jemaah haji Indonesia, khususnya kalangan lanjut usia (lansia), selama pelaksanaan ibadah haji 2026. Kondisi tersebut dinilai membutuhkan perhatian serius melalui penguatan layanan kesehatan mental dan kesiapsiagaan tenaga medis, termasuk dokter jiwa.

Wakil Ketua Timwas Haji DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta pemerintah dan petugas kesehatan haji menyiagakan dokter spesialis kejiwaan guna menangani jemaah yang mengalami gangguan kognitif maupun psikologis selama berada di Tanah Suci.

“Kasus demensia pada jemaah meningkat, terutama pada jemaah lansia. Karena itu kami meminta dokter jiwa disiagakan untuk membantu penanganan selama pelaksanaan haji,” ujar Cucun dalam keterangannya di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta.

Menurutnya, cuaca ekstrem, kepadatan aktivitas ibadah, serta kondisi fisik yang menurun menjadi faktor yang dapat memicu gangguan kesehatan mental pada jemaah usia lanjut. Beberapa jemaah bahkan dilaporkan mengalami kebingungan, kehilangan orientasi, hingga terpisah dari rombongan saat berada di area Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina).

Timwas DPR menilai pelayanan kesehatan haji tidak hanya fokus pada penyakit fisik, tetapi juga harus memperhatikan kondisi psikologis dan kemampuan kognitif jemaah, terutama kelompok rentan.

“Kita harus memastikan jemaah lansia mendapatkan pendampingan maksimal agar tetap aman dan nyaman menjalankan ibadah,” kata Cucun.

Kementerian Kesehatan sebelumnya menyebut mayoritas jemaah haji Indonesia tahun ini berasal dari kelompok usia lanjut dengan berbagai penyakit penyerta atau komorbid. Karena itu, pengawasan kesehatan dilakukan lebih ketat sejak proses pemeriksaan sebelum keberangkatan hingga selama berada di Arab Saudi.

Selain meminta kesiapan dokter jiwa, DPR juga mendorong adanya penguatan edukasi keluarga dan pendamping jemaah terkait penanganan awal gangguan demensia agar risiko kehilangan atau keterlambatan penanganan dapat diminimalkan.

See also  Surabaya Siaga Influenza H3N2 Pemkot Imbau Warga Tetap Tenang

Timwas DPR berharap koordinasi antara Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, dan petugas haji Indonesia terus diperkuat demi menjamin keselamatan dan kenyamanan seluruh jemaah selama menjalankan rangkaian ibadah haji 2026. (SGV)