EkonomiPendidikanTechnologyUmum

Queensway Secondary School Dalami Industri Maritim dan Logistik di Terminal Teluk Lamong

209
×

Queensway Secondary School Dalami Industri Maritim dan Logistik di Terminal Teluk Lamong

Share this article

GIANESIA.COMSURABAYA – PT Terminal Teluk Lamong (TTL) menerima kunjungan edukatif dari Queensway Secondary School Singapura sebagai bagian dari upaya memperkenalkan praktik kepelabuhanan modern kepada generasi muda. Sebanyak 35 siswa bersama guru pendamping mengikuti kegiatan pembelajaran langsung mengenai operasional terminal peti kemas berbasis otomasi, konsep green & smart port, serta peran strategis pelabuhan dalam mendukung rantai pasok nasional dan global.

Kunjungan yang berlangsung pada Rabu (3/6) tersebut diawali dengan pemaparan mengenai profil perusahaan, proses bisnis terminal peti kemas, hingga transformasi digital yang diterapkan PT Terminal Teluk Lamong untuk menciptakan operasional yang efisien, aman, dan berkelanjutan.
Selain itu, para peserta juga mendapatkan wawasan tentang pentingnya sektor maritim dan logistik sebagai salah satu penggerak utama perdagangan internasional di tengah semakin terhubungnya perekonomian global.
Sebagai terminal peti kemas semi otomatis pertama di Indonesia, Terminal Teluk Lamong memperkenalkan berbagai teknologi modern yang digunakan dalam operasionalnya. Teknologi tersebut meliputi Automated Stacking Crane (ASC), Optical Character Recognition (OCR), serta sistem pengendalian operasional terpusat yang mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas layanan kepelabuhanan.
Tak hanya menerima materi di dalam ruangan, para siswa juga diajak meninjau langsung area dermaga dan lapangan penumpukan peti kemas (container yard). Mereka menyaksikan proses bongkar muat kapal, operasional peralatan otomatis, hingga aktivitas terminal yang terintegrasi dengan teknologi digital.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Para siswa aktif berdiskusi dan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai teknologi otomasi, operasional terminal, hingga prospek industri maritim di masa depan.
Corporate Communication Manager PT Terminal Teluk Lamong, Dahlia Permatasari, mengatakan kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkenalkan pelabuhan modern yang mengedepankan inovasi, digitalisasi, dan keberlanjutan.
“Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan PT Terminal Teluk Lamong sebagai terminal peti kemas modern yang mengedepankan inovasi, digitalisasi, dan keberlanjutan. Kami berharap pengalaman belajar langsung di lapangan dapat memberikan perspektif baru bagi para siswa mengenai perkembangan industri maritim dan logistik yang semakin terhubung secara global,” ujarnya.
Sementara itu, Head of Department Queensway Secondary School Singapura, Feroz Ali Bin Akbar Ali, mengapresiasi kesempatan yang diberikan kepada para siswa untuk belajar langsung di lingkungan pelabuhan modern.
Menurutnya, pengalaman tersebut memberikan pemahaman nyata mengenai penerapan teknologi otomasi dan prinsip keberlanjutan dalam industri maritim global yang selama ini dipelajari di ruang kelas.
“Kunjungan ini memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi para siswa. Mereka dapat melihat secara langsung bagaimana teknologi otomasi dan prinsip keberlanjutan diterapkan dalam operasional pelabuhan modern. Pengalaman seperti ini memperkaya pemahaman mereka mengenai industri maritim global di luar pembelajaran di ruang kelas,” katanya.
Melalui program edukatif tersebut, PT Terminal Teluk Lamong berharap dapat terus berkontribusi dalam memperluas wawasan generasi muda mengenai sektor maritim dan logistik. Kunjungan dari institusi pendidikan internasional ini sekaligus menjadi cerminan meningkatnya pengakuan terhadap Terminal Teluk Lamong sebagai salah satu terminal peti kemas modern di Indonesia yang mengedepankan inovasi, digitalisasi, dan keberlanjutan. (ZEQ)

See also  Industri Keuangan Gempar! Teknologi Baru SMBC Indonesia Disebut Bisa Menggeser Cara Kerja Bank!